Peta di Kemudian Hari


Baik buruk, selalu ada nilainya
Menjadi Peta di Kemudian Hari

Ada yang baru beberapa bulan, ada yang sudah bertahun-tahun. Ada yang gagal, ada yang sukses sampai pelaminan. Terlepas dari apapun hasilnya, menjalin hubungan dengan pasangan adalah bagian dari apa yang dicita-citakan seseorang.

 

Oh ya, tulisan ini saya tulis Jumat, 30 Juli 2021. Tepat pukul 3:34 WIB dengan iringan musik jazz. Kali ini tembang Bee Gees dengan How Deep is Your Love, menjadi teman menulis di tengah kesunyian malam. Entah, malam atau pagi. Hehe

Tahun ini nampaknya akan menjadi tahun pamungkas bagi saya untuk mengakhiri sebuah perjalanan, sebuah pencarian, sebuah perjuangan. Atau, apapun itu. Fase baru siap meyambut.

Pada akhirnya, saya menemukan seseorang yang kelak menemani berproses. Saya menemukan seseorang yang pantas menjadi bagian dari apa yang saya cita-citakan. Dia bukan yang terakhir, ada banyak insan yang turut saya pilih meski pada akhirnya menolak meng-iya-kan ajakan keseriusan.

Pada awalnya, mereka yang menolak, masuk dalam daftar orang yang saya benci. Namun, puncaknya saya perlu mengucapkan ribuan terima kasih. Karena, sudah menjadi mentor dalam mendewasakan diri.

Bukan dalam asmara saja, setiap yang kita jumpai adalah sebuah peta yang di kemudian hari akan berguna. Baik buruk, selalu ada nilainya.

How Deep is Your Love sudah sampai pada lirik penutup.

“That I really do
And it's me you need to show
How Deep Is Your Love”

Jadi, apa yang kamu tunggu ?

Berterima kasihlah untuk mereka.

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Curhat Dengan Istri ?