Curhat Dengan Istri ?

Dalam beberapa bulan ini cukup intens bertemu dengan teman lama dan teman baru. Kali ini hampir benar-benar tanpa ego ketika bertemu dengan mereka. Telinga lebih banyak berperan daripada mulut ini.

Bersyukur, sejak pernikahan dengan istri dua tahun silam, dia memegang peran penting sebagai pendengar yang baik di kehidupan. Sedikit banyak solusinya cukup menenangkan.

Namun, bak diklakson bus lintas provinsi di jalur pantura. Saya kaget dengan dominasi berbicara teman-teman yang secara usia jauh lebih tua dari saya.

"Cara mereka berbicara hampir mirip seperti saya 5-7 tahun silam ; lebih dominan ketimbang mendengarkan." - Pikir saya ketika satu meja obrolan dengan mereka.

Berbanding balik ketika bertemu dengan teman yang belum beristri. Lesu, ogah-ogahan bertukar pikiran.

Pertanyaan saya adalah teman-teman saya yang sudah beristri apakah sering mengeluarkan unek-unek dengan pasangan atau justru jarang ?

Atau pertanyaan terbaliknya, apakah hanya saya yang 'curhat' dengan istri setiap hari ?

Rasanya ingin menanyakan langsung kepada teman yang beristri. Tapi, apa daya tanpa disodori pertanyaan apa pun mereka sudah siap tanjap gas mendominasi obrolan.

Hahaha.

Komentar

Postingan populer dari blog ini