Pamer

Dalam beberapa kesempatan saat bertemu dengan teman, sering kali terbesit pikiran untuk tidak bertemu lagi. Atau setidaknya mengurangi frekuensi pembicaraan. Alasannya singkat, karena dia lebih dominan menjadi pembicara ketimbang memilih menjadi imbang dalam bicara maupun mendengarkan. Dia puas, Saya kehilangan waktu.
 




Ini adalah fenomena yang terkadang membuat Saya geli sendiri melihatnya. Usia yang semakin menua, pertemanan yang kian jauh, namun di sesi sharing santai ngobrol ngalor-ngidul, layaknya berhadapan dengan orang yang sama-sama bersaingan mendapat satu orang wanita; omongan lawan bicara ditabrak dengan unek-uneknya. Jatohnya, malah pamer.

Mungkin sedang jatuh cinta, bahagia atau sedang mengalami masalah. Tapi, akan lebih bagus kalau dominasi topik pembicaraan jangan dibawa ke obrolan dengan teman, deh. Mungkin tidak apa-apa untuk hari ini, tapi tidak untuk besok. Percayalah, akan banyak yang menghidar ketimbang ngajak ketemu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Curhat Dengan Istri ?