Jangan Konyol
Tepat hari ini Jum’at, 15 Maret 2019. Sebuah aksi terorisme telah terjadi di negara Selandia Baru.
Setidaknya 40 orang meninggal dunia akibat serangan ini yang notabenenya mereka sedang melaksanakan Sholat Jumat di salah satu Masjid di Kota Christchruch.
Bukan hanya umat Islam, tapi saya percaya semua orang pasti mengecam aksi tersebut.
Kali pertama saya tau kabar ini adalah waktu gue baca story WA dari teman. Saya paham semua pasti marah, emosi, bersedih, itu manusiawi. Namun, yang saya sesalkan adalah masih ada bahkan banyak yang nyebarin video aksi si Teroris Biadab itu.
Maksud saya, kalau emang berduka atas kejadian ini, gak perlu lah share video.
Menurut saya ini mungkin salah satu cerminan karakter dari diri kita. Yaitu senang akan euforia. Terlebih di sosial media. Kebanyakan dari kita bangga ketika sosmed kita jadi pusat perhatian orang lain.
Lebih parah lagi banyak akun youtube yang memanfaatkan peristiwa ini buat nambah konten video.
Saya pernah baca artikel, kalau kita semakin menyebarkan aksi teroris, di teroris justru akan semakin bangga. Karena mereka ingin kita takut.
Jadi, secara tidak langsung kalau kita nyebar aksi mereka, kita juga bagian dari mereka. Artinya kita turut membantu tujuan mereka, membuat orang merasa takut.
Saya berharap, cukup. Orang lain paham kita berduka, tanpa perlu sebar video. Dan kalau memang kita pengen dipandang, maka berkarya lah buat prestasi. Di situ kita akan lebih dihargai.
Komentar
Posting Komentar